Tenaga Kerja Bangunan Tinggi

TENAGA KERJA BANGUNAN TINGGI (TKBT)

Tenaga Kerja Bangunan Tinggi 

Tenaga Kerja Bangunan Tinggi yang disertifikasi oleh Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker RI) adalah langkah penting dalam mewujudkan program Nihil Kecelakaan (Zero Accident Program) di tempat kerja. Dengan semakin berkembangnya industri dan meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja terampil, keberadaan operator crane yang kompeten dan terlatih menjadi sangat penting,Dirujuk dari Kompas, 38% kecelakaan kerja merupakan kecelakaan jatuh dari ketinggian. Kasus tersebut menjadi kasus kecelakaan yang paling banyak terjadi pada pekerja. Oleh Karena itu, perusahaan perlu memperhatikan praktik manajemen keselamatan pekerja. Perusahaan juga dapat menghemat budget lebih dikarenakan resiko denda maupun klaim kompensasi yang lebih kecil dan produktifitas pekerja.

PEMBAGIAN MATERI PELATIHAN 
Materi Pelatihan TKBT Tingkat I

  • Peraturan perundang – undangan dalam pekerjaan pada ketinggian
  • Dasar – dasara K3
  • Karakterisitk Lantai Kerja Tetap dan Lantai Kerja Sementara
  • Alat Pencegah dan penahan jatuh kolektif serta alat pembatas gerak
  • Prinsip Penerapan Faktor Jatuh
  • Teori dan Praktek penggunaan tangga.
  • Evaluasi (Teori & Praktik)

Materi Pelatihan TKBT Tingkat II

  • Undang – Undang NO 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
  • Dasar – dasara K3
  • Karakterisitk Lantai Kerja Tetap dan Lantai Kerja Sementara
  • Pengetahuan alat  Pencegah dan penahan jatuh kolektif serta alat pembatas gerak
  • Prinsip Penerapan Faktor Jatuh
  • Prosedur kerja aman pada Ketinggian
  • Pengetahuan cara bergerak horizontal atau vertikal menggunakan struktur bangunan
  • Pengetahuan teknik bekerja aman pada struktur banguna dan bekerja dengan posisi miring dan struktur miring
  • Teknik menaikkan dan menurunkan barang dengan sistem katrol
  • Evaluasi (Teori & Praktik)

Jadwal Terdekat & Tempat Pelaksanaan Pembinaan TKBT

  • Jadwal Public : Sesuai Jadwal setiap Bulan
  • Blanded Training total 4 Hari 
  • Durasi : 4 (Empat) hari Untuk Kelas II
  • 3 (Tiga) hari  OFFLINE Materi dan Praktek, 1 Hari ONLINE (Regulasi dan Ujian)
  • Jam : 08.00 – 17.00 WIB

 Persyaratan Peserta Pembinaan TKBT

  1. Salinan KTP
  2. Salinan ijazah terakhir 
  3. CV/ Biodata Peserta
  4. Surat Tugas dari perusahaan (Jika utusan dari perusahaan).
  5. Surat Keterangan Sehat dan tidak buta warna dari Dokter.
  6. Pas foto dengan latar belakang warna merah
  7. Mengisi Pakta Intergritas (Form dari Citra Elok Persada)

Peran Tenaga Kerja Bangunan Tinggi

  1. Melaksanakan Konstruksi Fisik

    • Membangun struktur dari pondasi hingga puncak bangunan dengan presisi dan ketelitian tinggi.

  2. Mengoperasikan dan Mengelola Peralatan

    • Menjalankan alat berat seperti tower crane, hoist, dan concrete pump yang penting dalam proyek vertikal.

  3. Menjaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

    • Mengikuti prosedur keselamatan, terutama dalam bekerja di ketinggian untuk mencegah kecelakaan kerja.

  4. Melakukan Pekerjaan Spesialis

    • Seperti instalasi listrik, plumbing, HVAC, serta finishing interior dan eksterior sesuai standar mutu.

  5. Mendukung Efisiensi Proyek

    • Bekerja secara tim dan mengikuti arahan teknis untuk memastikan proyek berjalan sesuai waktu dan anggaran.

Tanggung Jawab TKBT

  1. Mentaati Prosedur Kerja dan K3

    • Menggunakan APD (helm, harness, sepatu safety, dll).

    • Mematuhi sistem izin kerja di area berisiko tinggi.

  2. Menjalankan Tugas Sesuai Keahlian

    • Tukang dan operator bekerja sesuai bidang masing-masing untuk hasil yang efisien dan berkualitas.

  3. Menjaga Kualitas Pekerjaan

    • Bekerja sesuai gambar teknik, spesifikasi bahan, dan standar mutu bangunan tinggi.

  4. Berkoordinasi dengan Tim Proyek

    • Komunikasi dengan mandor, pengawas, dan sesama pekerja untuk memastikan sinkronisasi antarlantai.

  5. Menjaga Kebersihan dan Kerapihan Area Kerja

    • Mengurangi potensi bahaya dan menjaga lingkungan kerja tetap aman.

Kesimpulan

Tenaga Kerja Bangunan Tinggi memegang peranan vital dalam keberhasilan proyek konstruksi vertikal. Mereka tidak hanya bertanggung jawab atas pembangunan fisik, tetapi juga harus memiliki disiplin tinggi terhadap keselamatan kerja, kualitas teknis, dan efisiensi waktu. Kerja sama tim, keterampilan teknis, serta kepatuhan terhadap regulasi K3 adalah kunci dalam menciptakan bangunan tinggi yang aman, kuat, dan fungsional.

Berapa Investasi Mengikuti Sertifikasi Tenaga Kerja Bangunan Tinggi?

  • Umum/Pekerja :
  • Tenaga Kerja Bangunan Tinggi Tingkat I  :
     Harga Early Bird :Rp 3.000.000
     Harga Normal : Rp 3.500.000
  • Tenaga Kerja Bangunan Tinggi Tingkat II :
     Harga Early Bird :Rp 5.000.000
     Harga Normal : Rp 5.500.000
  • Note :
    Biaya di atas belum termasuk Pajak PPN 11% dan PPh 2% (jika diperlukan)

    Harga Early Bird merupakan pembayaran wajib lunas H-10 sebelum tanggal pelatihan